Cara mengajukan kpr rumah bekas untuk rumah idaman Anda

KRP Rumah / Apr 11, 2018

Cara mengajukan kpr rumah bekas untuk rumah idaman Anda

Siapa yang tidak ingin memiliki rumah idaman? Terkadang biaya menjadi masalah bagi beberapa orang yang ingin memiliki rumah, tapi dengan program KPR kini semuanya menjadi mungkin.

Baca Juga : Syarat mendapatkan rumah KPR subsidi

 

Bagi sebagian orang pasti pernah berpikir untuk membeli rumah bekas dengan cara KPR. Tetapi apakah Anda mengetahui cara pengajuan KPR tersebut. Bagaimana cara mengajukan KPR rumah bekas untuk rumah idaman Anda? Informasi Properti Agen akan siap membantu dan memberikan informasi bagi Anda yang ingin memiliki rumah idaman dengan proses KPR.

Sebelum lebih jauh bagi Anda kaum awam yang belum mengerti apa itu KPR, Informasi Properti Agen akan sedikit menjelaskan. KPR adalah kepanjangan dari Kredit Pemilikan Rumah, dimana menjadi salah satu program yang dibuat oleh pemerintah untuk membantu Anda yang ingin memiliki sebuah idaman. Jaminan yang Anda berikan jika memutuskan mengambil program KPR adalah rumah yang Anda miliki.

Dalam memberi rumah baru tidaklah sesulit membeli rumah bekas, karena pihak pengembang sudah banyak bekerja sama dengan beberapa pihak bank untuk mempermudah Anda mengajukan KPR. Sedangkan jika Anda memutuskan untuk membeli rumah bekas dengan proses KPR tidaklah mudah dan sederhana, banyak langkah yang harus dilewati dan membutuhkan waktu yang lumayan lama. Banyak orang yang memutuskan membeli rumah dengan proses KPR dengan alasan tidak memiliki cukup banyak uang tunai. Membeli rumah baru pun di jaman sekarang ini banyak pengembang baru menjual tanah dan Anda harus menunggu sekitar 2 tahun sampai ada bangunan rumah, dan inilah banyak orang yang memilih untuk membeli rumah bekas dan merenovasinya sedikit.

Secara pribadi Anda (pembeli) harus menyiapkan beberapa data terlebih dahulu sebelum memulai proses pengajuan KPR. Data yang diperlukan dari calon debitur/pembeli sebagai berikut:

 

Syarat mengajukan kpr rumah bekas

 

Cara mengajukan kpr rumah impian

 

  • KTP (usia pemohon tidak boleh lebih dari 50 (lima puluh) tahun 
  • Kartu Keluarga
  • NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
  • Surat Nikah (jika sudah menikah)
  • Slip gaji 3 (tiga) bulan terakhir
  • Surat referensi kerja bagi yang berstatus karyawan
  • Rekening koran tabungan selama 3 (tiga) bulan terakhir
  • TDP (Tanda Daftar Perusahaan) bagi yang berstatus wiraswasta 
  • SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan)

 

Dan ada data yang harus disiapkan oleh pihak penjual

 

  • Fotokopi IMB (Izin Mendirikan Bangunan)
  • Fotokopi sertifikat rumah
  • Fotokopi bukti lunas PBB (Pajak Bumi Bangunan) selama 1-2 tahun terakhir
  • Surat kesepakatan jual beli rumah antara pihak penjual dan pembeli yang sudah ditandatangani di atas materai

 

Setelah Anda telah menyiapkan data yang di atas, saatnya Anda mencari rumah yang diinginkan lalu mencari tahu bank yang memberikan bunga terkecil. Perlu diperhatikan Anda harus mencari beberapa bank, karena setiap bank menawarkan persyaratan dan bunga yang berbeda-beda. 

 

Berikut yang harus diketahui dari langkah-langkah proses KPR rumah bekas:

 

‚Äč1. Tentukan rumah yang diinginkan, lalu negosiasikan harganya hingga deal kepada penjual

Tentunya hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari rumah yang cocok dengan Anda, setelah itu Anda harus melakukan negoisasi harga dengan penjual. Perlu diingat, bahwa penilaian dari pihak bank tidak akan sesuai dengan harga jual rumah tersebut. Misalkan saja harga rumah yang Anda pilih sebesar Rp. 750.000.000,00 mungkin pihak bank nanti akan menilai rumah hanya Rp. 575.000.000,00 maka dari itu Anda harus pintar-pintar menawar harga rumah tersebut (rata-rata pihak bank akan memberikan pinjaman dengan total 70-80 % dari nilai rumah/agunan).

 

2. Bertemu dengan pihak bank

Tahap pertama sudah Anda lakukan,  mari kita ke tahap kedua yaitu mencari bank yang mendukung program KPR. Perlu diperhatikan bahwa setiap bank akan memberikan suku bunga yang berbeda-beda dan bersaing satu sama lain. Ada bank yang memberikan bunga kecil dengan perhitungan bunga anuitas.

Baca juga : artikel Bagaimana menghitung sistem KPR Rumah?

Setelah memilih bank mana yang akan anda percayakan, Anda dapat membawa data-data seperti yang sudah disebutkan diatas dan diberikan kepada pihak bank dan pihak bank akan memproses pengajuan program KPR Anda.

 

3. Persetujuan dari pihak bank

Tahap inilah yang paling membuat setiap calon debitur/pembeli ketakutan, karena ini tahap appraisal rumah yang diberikan oleh bank berdasarkan kondisi keuangan dan tentunya sudah lolos dari BI Checking. Mungkin lebih baik sebelum Anda ingin mengajukan KPR, tidak ada salahnya Anda melakukan BI Checking dahulu yang bisa dilakukan oleh Anda sendiri. Bagi yang belum mengetahui apa BI Checking? BI Checking adalah istilah untuk para catatan pribadi mengenai keuangan/Debitur Individual Historis. Data-data yang bersangkutan dengan BI Checking semuanya bersifat rahasia, karena hanya Bank Indonesia saja yang dapat menerbitkannya. Setelah nama Anda lolos dari BI Checking, Jangan sampai karena perihal BI Checking planning Anda jadi berantakan. 

 

Cara mengajukan kpr rumah impian dengan murah dan proses cepat

 

 

4. Akad Kredit

Tahap terakhir adalah dimana calon pembeli menandatangani akad kredit. Dimana pihak bank membuat Surat Perjanjian Kredit (SPK) dengan isi yang harus diperhatikan seperti besar bunga, pinalti (biaya yang harus dibayarkan jika akan melunasi pinjaman sebelum jangka waktu selesai), rincian biaya (pengurusan legalitas), biaya notaris. Setelah menentukan tanggal pencairan dana KPR dan calon pembeli sudah setuju dengan isi SPK tahap terakhir adalah menandatangani akad. Pembeli sendiri akan menandatangani dua jenis akad, yaitu akad jual-beli dan akad kredit. Setelah semua selesai maka dana akan masuk ke pihak penjual, notaris akan langsung memproses balik nama dari surat-surat kepemilikan rumah menjadi nama pembeli. Tetapi semua surat-surat tersebut akan diberikan kepada pihak bank dimana akan menjadi jaminan agunan KPR, yang akan diberikan kepada pihak pembeli jika sudah melunasi seluruh pinjamannya (pihak pembeli tetap akan mendapatkan salinan data dari surat-surat rumah tersebut).

Setelah mengetahui serangkaian proses pengajuan KPR, tidaklah sulit bukan? Jadi pembeli yang cermat sebelum melakukan pengajuan KPR, siapkan semua dokumen yang diperlukan. Sehingga semua rencana Anda akan berjalan lancar dan baik. Jika Anda masih bingung dengan rumah bekas yang akan dipilih dan cara dari pengajuan KPR rumah bekas, jangan ragu untuk mencarinya di Informasi Properti Agen. Karena kami adalah solusi bagi Anda yang ingin memiliki sebuah rumah idaman salah satunya dengan program KPR.